Jumat, 26 November 2010

Goodbye My Love

Beginning

Bulan Juni di Jepang merupakan kegembiraan tersendiri bagi Morie. Gadis berusia 21 tahun ini telah menetap di Kyoto selama 9 tahun setelah kepergian kedua orang tuanya 10 tahun yang lalu. Kedua orang tua Morie meninggal dalam kebakaran yang terjadi di rumahnya waktu itu, sehingga dia memutuskan pindah dari Lombok ke Jepang~negara kelahiran ayahnya. Kini, dia bersekolah di Bukkyo University dan bekerja paruh waktu di toko buku "Sakura Book" di Kyoto.

Liburan musim panasnya kali ini adalah liburan yang sangat di nantinya. Dia sangat ingin ke pantai. Dia ingin melepas penatnya sambil bermain air di pantai. Rencana demi rencana di susunnya, tetapi ternyata dia tidak bisa memulai liburan pertamanya dengan tenang.

lagu Never Let You Go-nya Janice terdengar dari ponselnya. Dia terjatuh karena masih setengah tidur saat mencari benda itu.

"Aduh" keluhnya karena kepalanya terbentur di meja.
"Moshi-moshi.. Maaf mengganggumu Morie. Hari ini Sakura Book terpaksa buka, pengunjung sangat ramai. Katanya mereka ingin menyelesaikan tugas mereka lebih awal. Jadi mereka meminta ku untuk membuka Sakura Book hari ini. Kau bisa datang?" Ocehan panjang lebar dari sahabat Morie~Ayaka.
"Apa? Hari ini hari pertama aku libur Ayaka. Apa harus aku korbankan rencana-rencanaku?"
"Tolonglah! Aku berjanji akan membayarmu lebih untuk kali ini." Ayaka memohon.
"Hmm.. Kalau kamu bukan sahabatku, tidak akan aku membantumu." Gumam Morie.
"Arigato Morie. Sampai ketemu di Sakura Book. Bye.."

Dengan sangat tidak bersemangat, Morie masuk kamar mandi. Beberapa menit kemudian, dia keluar dan segera mengambil sepotong roti yang ada di kulkasnya untuk sarapan paginya. Meskipun Sakura Book tidak jauh dari flatnya, dia tetap bermalas-malasan.

"Ohayo, minna-san" Sapanya ke orang yang berada di dalam toko buku itu saat dia sampai di Sakura Book, meskipun dia tidak mengenal orang yang ada di dalam sana, kecuali Ayaka.
"Ohayo, Morie. Terima kasih kamu sudah mengorbankan waktu liburmu untuk toko bukuku ini." Kata Ayaka ketika Mori duduk di depan meja kasir.
"Huah.. Liburanku kali ini sangat buruk. Sampai kapan kau buka selama liburan musim panas tahun ini?"
"Sekitar tiga hari. mereka kesulitan untuk mencari bahan tugas mereka, jadi aku buka selama tiga hari kedepan." Jawabnya ketika Ayaka meninggalkan Morie untuk melihat buku-buku.
"Syukurlah, tapi tiga hari telah menyita banyak waktu ku." Keluhnya sambil menopang dagu di depan komputer kasir.
"Gozaimasu.." Suara yang terdengar dari pintu Sakura Book. Morie pun segera berdiri untuk menyambut pengunjung yang datang.

****

Mitsuo membuka pintu toko buku yang sangat ramai itu dan menyapa penjaga kasir yang bertubuh mungil dan berambut ikal yang panjang.

"Gozaimasu" Sapa Mitsuo.
"Gozaimasu.. Ada yang bisa ku bantu?" Balas gadis penjaga meja kasir itu dengan sopan sambil membukukkan badannya.
"Aku ingin meminjam buku"
"Boleh aku tahu buku apa yang ingin anda pinjam?"
"Aku ingin meminjam buku Sastra Perancis"
"Baiklah, silahkan tulis nama dan alamat anda di sini! Aku akan mengambilkan bukunya untuk anda." Kata gadis penjaga kasir sambil menunjukkan buku identitas Sakura Book dan segera meninggalkan pria itu.

Bagi Mitsuo gadis itu sangat sopan dan lembut. Dia sangat ingin tahu nama dari gadis itu.
Beberapa menit kemudian, gadis itu datang membawa buku yang ingin dipinjam oleh Mitsuo itu dan segera memberikan buku itu kepadanya.

"Terima kasih atas kunjungan anda Oniisan"
"Sama-sama" Balasnya sambil tersenyum dan masih menyimpan rasa penasaran terhadap gadis itu. Tetapi dia harus menghilangkan rasa penasarannya, karena hari ini dia sangat sibuk. Belum sempat membuka pintu, Ayaka memanggil Mitsuo.

"Mitsuo-san!!" Teriak Ayaka. Pria itu pun menengok ke arah yang memanggilnya, diikuti oleh pengunjung yang lain.
"Ayaka-san.. Apa kabar?" Sapa Mitsuo.
"Baik. Bagaimana dengan dirimu? Ternyata kau masih mengingatku Mitsuo."
"Bagaimana aku bisa melupakan orang yang telah membuat aku sakit perut selama tiga hari?"
"Haha.. Ternyata kau masih mengingat kejadian itu."
"Hari ini kau sibuk?" Tanya Mitsuo.
"Siang ini aku sangat sibuk, tapi nanti malam aku tidak ada kegiatan. Ada apa?" Ayaka Balik tanya ke Mitsuo.
"Aku ingin mengajakmu makan malam nanti. Kamu bisa? Kalau bisa, hubungi aku. aku meninggalkan nomorku di buku identitas. Ok."
"Baiklah, aku akan hubungi kamu nanti. Sepertinya kamu sangat sibuk untuk siang ini."
"Sayonara.." Kata Mitsuo sambil melambaikan tangan.
"Sayonara.." Balas Ayaka.

****


Tidak ada komentar:

Posting Komentar